News

Previous Next

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UPKBPI: MGMP BPI

Team UPKBPI: MGMP BPI melaksanakan kegiatan pembahasan kegiatan sebagai upaya meningkatkan prestasi akademik untuk seluruh siswa BPI di setiap unit sekolah, terutama unit SMA BPI 1 dan SMA BPI 2.

Kegiatan ini merupakan upaya konsolidasi persiapan pembuatan soal UTBK. Diharapkan pada tahun ajaran yang akan datang dapat menempatkan sebanyak mungkin siswa yang lolos ke PTN bergengsi lewat jalur UTBK dan Jalur mandiri lainnya.

DIRGAHAYU TNI KE 76

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

DIRGAHAYU TNI KE 74

Sejarah Tentara Nasional Indonesia (TNI) dibentuk melalui perjuangan bangsa Indonesia untuk mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dari ancaman Belanda yang ingin kembali berkuasa menjajah Indonesia melalui kekerasan senjata. TNI pada awalnya merupakan organisasi yang bernama Badan Keamanan Rakyat (BKR). Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1945 menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), dan selanjutnya diubah kembali menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI).

Pada masa mempertahankan kemerdekaan ini, banyak rakyat Indonesia membentuk laskar-laskar perjuangan sendiri atau badan perjuangan rakyat. Usaha pemerintah Indonesia untuk menyempurnakan tentara kebangsaan terus berjalan, sambil bertempur dan berjuang untuk menegakkan kedaulatan dan kemerdekaan bangsa. Untuk mempersatukan dua kekuatan bersenjata yaitu TRI sebagai tentara regular dan badan-badan perjuangan rakyat, maka pada tanggal 3 Juni 1947 Presiden Soekarno mengesahkan berdirinya Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara resmi.

Setelah Konferensi Meja Bundar (KMB) pada bulan Desember 1949, Indonesia berubah menjadi negara federasi dengan nama Republik Indonesia Serikat (RIS). Sejalan dengan itu maka dibentuk pula Angkatan Perang RIS (APRIS) yang merupakan gabungan antara TNI dan KNIL. Pada tanggal 17 Agustus 1950, RIS dibubarkan dan Indonesia kembali menjadi negera kesatuan, sehingga APRIS berganti nama menjadi Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI).

Pada tahun 1962, dilakukan upaya penyatuan antara angkatan perang dengan kepolisian negara menjadi sebuah organisasi yang bernama Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Penyatuan satu komando ini dilakukan dengan tujuan untuk mencapai tingkat efektivitas dan efisiensi dalam melaksanakan perannya dan menjauhkan pengaruh dari kelompok politik tertentu.

Pada tahun 1998 terjadi perubahan situasi politik di Indonesia. Perubahan tersebut berpengaruh juga terhadap keberadaan ABRI. Pada tanggal 1 April 1999 TNI dan Polri secara resmi dipisah menjadi institusi yang berdiri sendiri. Sebutan ABRI sebagai tentara dikembalikan menjadi TNI, sehingga Panglima ABRI menjadi Panglima TNI.

https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Tentara_Nasional_Indonesia

Hari Batik Nasional: Batik Identitasku

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Batik Identitasku, Bukan Sebatas Dikenakan Melainkan Diperkenalkan pada Dunia

Bandung — Pagi yang cerah menghiasi Kota Bandung yang beberapa hari ini begitu terasa terik. Angin sepoi-sepoi, kadang begitu kering di kulit dan hareudang. Namun Bandung tetaplah kota menakjubkan dengan segala kenyamanan bagi warganya.

Tak hanya warganya yang ramah dan murah senyum, melainkan konsisten melestarikan kebudayaan dan mengenalkan kepada generasi muda. Salah satunya memakai batik jadi suatu kebanggaan sebagai identitas yang telah diakui oleh dunia melalui UNESCO.

Walaupun beberapa wilayah punya bati, tentu Bandung memiliki keunikan dalam menciptakan motif-motif yang indah untuk dipandang. Batik Putri Dago di bawah naungan Lembaga Kursus dan Pendidikan (LKP) Putri menjadi salah satu contoh yang masih melestarikan kebudayaan asli Indonesia.

Lokasinya di Jalan Ir. H. Juanda No. 343 Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat. Cukup mudah ditemukan, karena lokasinya yang strategis dan sudah dikenal oleh masyarakat Bandung maupun luar Bandung karena keunggulan dari kualiatas serta motif batiknya.

Dalam momentum Hari Batik yang diperingati setiap 2 Oktober, ini menjadi pengalaman yang menarik. Sebab, bisa berkunjung untuk melihat proses membatik di tempat produksi yang berada di seberang Batik Putri Dago.

Pandangan pertama, kumpulan para perempuan hebat tengah membatik. Duduk di kursi kecil memegang canting yang telah diisi dengan cairan malam yang dipanaskan di dalam panci khusus. Perlahan, kain katun diberi sentuhan garis sesuai motif yang telah dipola sebelumnya. Di sinilah identitas dan karakter suatu khas daerah terlihat.

Tak hanya perempuan, laki-laki pun tak ada hukum yang mengharamkan untuk membatik. Semua genre bahkan anak yang dengan keistimewaan (ABK) pun memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkontribusi melestarikan batik.

Cetak, tulis atau celup, cara ini mengajarkan satu hal penting yakni apapun metodenya hasilnya tetap batik dengan segala keunikannya. Ini adalah keragaman yang menyatu dalam balutan kebudayaan.

Dede Kurniasih, selaku pemilik Batik Putri Dago sekaligus pendiri di LKP Putri menyampaikan Batik sebagai identitas kebudayaan bangsa Indonesia. Maka warganya punya kewajiban untuk melestarikan dan mengenalkan bahwa batik itu keren.

“Batik Kota Bandung memiliki khasnya sendiri dengan balutan motif Kujang, Cangkurileung, Patrakomala, Gedung Sate, Pasopati hingga motif stadion Persib (Gelora Bandung Lautan Api) yang unik,” kata Dede saat ditemui di Batik Putri Dago.

Namun ia juga tidak menutup diri untuk lebih berkreasi dan inovatif. Sesuai dengan pesanan dan kepeminatan pengguna, motif bisa disesuaikan. Misal, anak generasi milenial dan Gen Z lebih suka motif abstrak atau kontemporer maka didihadirkan.

Tentu menurutnya, ini tidak sama sekali menghilangkan keunikan dari batik itu sendiri. Batik tetap batik, apapun motifnya menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

“Motif batik yang paling diminati oleh masyarakat Bandung dan luar adalah motif Patrakomala. Ini betul-betul khas Bandung, sebab dulu kala sepanjang jalan Bandung banyak pohon Patrakomala,” ujarnya.

Bagi masyarakat Bandung maupun luar yang ingin turut melestarikan batik atau hendak membeli batik untuk acara bisa mampir ke Batik Putri Dago ini. Ada banyak pilihan motif dan warna. Mau kain atau yang sudah siap pakai tersedia.

Ayo, tingkatkan rasa bangga terhadap batik dengan percaya diri memakai batik dan tidak bosan-bosannya mengenalkan kepada orang-orang di seluruh dunia. Kita Bangga Pakai Batik. *** (fat/irv)

 

Tim Humas Dinas Pendidikan Kota Bandung

https://disdik.bandung.go.id/ver3/batik-identitasku-bukan-sebatas-dikenakan-melainkan-diperkenalkan-pada-dunia/

Ribuan Siswa BPI Bandung Divaksin Jelang Pembelajaran Tatap Muka

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Ribuan Siswa BPI Bandung Divaksin Jelang Pembelajaran Tatap Muka
Adi Ginanjar Maulana

 

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Sebanyak 2.000 siswa beserta tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan Yayasan Perguruan Indonesia (BPI) Bandung melakukan vaksinasi secara serentak selama dua hari 9 dan 10 September 2021.

“Kegiatan vaksinasi ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan pembelajaran tatap muka," kata Ketua yayasan BPI, Drs. Iyep Sobari M. M.Pd Sabtu 11 Setember 2021.

Vaksinasi Covid-19 di Yayasan BPI bekerjas ama dengan Kesdam III Siliwangi dan IKASMA BPI.

Juru Bicara Yayasan BPI Dr. Lia Rohliawati, M.M.Pd mengatakan sudah satu setengah tahun para siswa BPI tidak melakukan pembelajaran tatap muka, kecuali dilakukan secara daring.

Kini saatnya kembali ke sekolah melakukan pembelajaran tatap muda dengan peraturan protokol kesehatan secara ketat, sehingga digelar vaksinasi.

Untuk tingkat TK dan SD, salah satu sekolah piloting Dinas Pendidikan Kota Bandung efektif tanggal 6 September 2021 sudah mulai tatap muka. Sedangkan jenjang sekolah SMP, SMA, dan SMK telah lolos verifikasi dan siap mulai pembelajaran tatap muka tanggal 15 September 2021.

“Secara bertahap, tatap muka untuk saat ini baru 25%,” kata Lia Rohliawati.

Tampak pada saat vaksinasi Yayasan BPI mengatur secara rapi dengan jaga jarak dan tentu saja pakai masker. Mereka terdiri para sisa, guru, karyawan dan orang tua.

Editor: Adi Ginanjar Maulana
https://www.ayobandung.com/bandung-raya/pr-791153272/ribuan-siswa-bpi-bandung-divaksin-jelang-pembelajaran-tatap-muka

About Yayasan BPI

Yayasan BPI menyelenggarakan kegiatan pendidikan formal sejak tanggal 18 Agustus 1948 yang salah satu misinya ialah mendukung program pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. 

Alamat: Jl.Burangrang No.8 Bandung, Jawa Barat.
email : yysbpi@edubpi.id 
N
o Tlp :  +62 22 730146

 

©2021 Yayasan Badan Perguruan Indonesia ll Rights Reserved.

Search